Seorang pemuda bernama SAYYID MUHAMMAD TULLAH,S.AP. berdarah
arab-kalimantan ini yang berasal dari tanjung,tabalong kalsel setelah
menamatkan pendidikan S1, beliau menginjakkan kakinya di gumi jari janang
kalalawah . di kabupaten Barito Timur kalimantan Tengah, kemudian beradaptasi dan bermasyarakat ke
kampung-kampung,pelosok pedalaman dan tidak pernah membeda-bedakan suku maupun
agama dia sangat ramah dan suka bersilaturahmi sehingga disambut baik oleh
masyarakat setempat dengan mayoritas
beragama kristen,katolik,protestan,keharingan
yang bersuku Dayak Ma’anyan,setelah beberapa bulan dia berada di kota Tamiang
Layang ibu kota dari kabupaten Barito Timur , beliau ingin mengajarkan Tradisi
Pencak Silat, karna kecintaannya terhadap beladiri asli Indonesia ini,dengan
pengalaman sebagai atlit silat dan pernah belajar beladiri lain maupun Pencak
Silat berbagai perguruan-perguruan
lainnya dengan susah payah meminta ijin dari tokoh-tokoh masyarakat disana,
akhirnya dengan perjuangan yang cukup lama dan tekad kuat akhirnya
diperbolehkan untuk mendirikan suatu perguruan Pencak Silat Nur Hati
Kalimantan. Awalnya mencari murid sangatlah susah hanya ada 3 orang murid saja
yang berminat dan banyak masyarkat disana yang mengikuti dan menyukai beladiri
impor . tetapi dia tetap tidak putus asa, pantang menyerah dan tidak gentar
bersaing dengan beladiri impor manapun. dengan mengandalkan dan menjaga
kualitas teknik beladiri Pencak Silat akhirnya banyak yang tertarik dan ikut Pencak silat asli Indonesia ini ,
perlahan tapi pasti Perguruan Pencak Silat Nur Hati Kalimantan ini diminati oleh Masyarakat khususnya
anak-anak suku Dayak Ma’anyan mereka suka dan merasa cocok untuk belajar Pencak
Silat , mereka sangat Rajin belajar silat dan tak disangka-sangka ada diantara
mereka berhasil mencapai prestasi memuaskan diajang Pencak Silat IPSI yang
diselenggarakan dikota palangkaraya, dan itu sangat membagakan karna telah
mengharumkan nama daerah itu sendiri. Demikian sejarah singgkat Perguruan
Pencak Silat Nur Hati Kalimantan.
Unsur terkandung dalam Perguruan Pencak Silat Nurhati
Kalimantan
Kesenian
(budaya,tradisi,ragam aspek)
Beladiri (menjaga diri,kelompok,keluarga dll)
Prestasi dan olah raga (atlit,menjaga kebugaran fisik dll)
Kerohanian dan bimbingan (bertaqwa kepada Tuhan YME,menjaga
sikap,sopan santun,mental dll)
Kerohanian: karna banyak yang berbeda agama , berdo’a dan
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa menurut keyakinan masing-masing dan tetap
menjaga etika falsafah perguruan
Materi umum perguruan Pencak silat Nur Hati Kalimantan
Materi IPSI (tanding,tunggal,beregu dan ganda)
Materi perguruan (dasar-tingkat mahir,jurus-jurus,teknik
umum dan komponen dst..) dari sabuk putih, hijau-putih, hijau-kuning,merah
Tingkat I (lulus), merah Tinggkat II (pelatih perguruan). Setiap tanggal 21
desember tradisi ujian kenaikaan sabuk.
Materi khusus (silat tradisional,teknik rahasia,silat jurus
hewan)
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus