Rabu, 26 Oktober 2016

Perguruan Nur Hati di Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah



Seorang pemuda bernama SAYYID MUHAMMAD TULLAH,S.AP. berdarah arab-kalimantan ini yang berasal dari tanjung,tabalong kalsel setelah menamatkan pendidikan S1, beliau menginjakkan kakinya di gumi jari janang kalalawah . di kabupaten Barito Timur kalimantan Tengah, kemudian  beradaptasi dan bermasyarakat ke kampung-kampung,pelosok pedalaman dan tidak pernah membeda-bedakan suku maupun agama dia sangat ramah dan suka bersilaturahmi sehingga disambut baik oleh masyarakat setempat dengan  mayoritas beragama kristen,katolik,protestan,keharingan yang bersuku Dayak Ma’anyan,setelah beberapa bulan dia berada di kota Tamiang Layang ibu kota dari kabupaten Barito Timur , beliau ingin mengajarkan Tradisi Pencak Silat, karna kecintaannya terhadap beladiri asli Indonesia ini,dengan pengalaman sebagai atlit silat dan pernah belajar beladiri lain maupun Pencak Silat berbagai  perguruan-perguruan lainnya dengan susah payah meminta ijin dari tokoh-tokoh masyarakat disana, akhirnya dengan perjuangan yang cukup lama dan tekad kuat akhirnya diperbolehkan untuk mendirikan suatu perguruan Pencak Silat Nur Hati Kalimantan. Awalnya mencari murid sangatlah susah hanya ada 3 orang murid saja yang berminat dan banyak masyarkat disana yang mengikuti dan menyukai beladiri impor . tetapi dia tetap tidak putus asa, pantang menyerah dan tidak gentar bersaing dengan beladiri impor manapun. dengan mengandalkan dan menjaga kualitas teknik beladiri Pencak Silat akhirnya banyak yang tertarik  dan ikut Pencak silat asli Indonesia ini , perlahan tapi pasti Perguruan Pencak Silat Nur Hati Kalimantan  ini diminati oleh Masyarakat khususnya anak-anak suku Dayak Ma’anyan mereka suka dan merasa cocok untuk belajar Pencak Silat , mereka sangat Rajin belajar silat dan tak disangka-sangka ada diantara mereka berhasil mencapai prestasi memuaskan diajang Pencak Silat IPSI yang diselenggarakan dikota palangkaraya, dan itu sangat membagakan karna telah mengharumkan nama daerah itu sendiri. Demikian sejarah singgkat Perguruan Pencak Silat Nur Hati Kalimantan.
Unsur terkandung dalam Perguruan Pencak Silat Nurhati Kalimantan
Kesenian (budaya,tradisi,ragam aspek)
Beladiri (menjaga diri,kelompok,keluarga dll)
Prestasi dan olah raga (atlit,menjaga kebugaran fisik dll)
Kerohanian dan bimbingan (bertaqwa kepada Tuhan YME,menjaga sikap,sopan santun,mental dll)
Kerohanian: karna banyak yang berbeda agama , berdo’a dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa menurut keyakinan masing-masing dan tetap menjaga etika falsafah perguruan
Materi umum perguruan Pencak silat Nur Hati Kalimantan
Materi IPSI (tanding,tunggal,beregu dan ganda)
Materi perguruan (dasar-tingkat mahir,jurus-jurus,teknik umum dan komponen dst..) dari sabuk putih, hijau-putih, hijau-kuning,merah Tingkat I (lulus), merah Tinggkat II (pelatih perguruan). Setiap tanggal 21 desember tradisi ujian kenaikaan sabuk.
Materi khusus (silat tradisional,teknik rahasia,silat jurus hewan)